Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Kapolres Imbau Warga Jaga Keamanan Jelang Pilkada

0

PALU EKSPRES, PARIGI – Kapolres Parimo, AKBP Sirajuddin Ramly, mengimbau kepada jamaah Masjid At Taqwa, Desa Tolai Induk, Kecamatan Torue, untuk menjaga ketenangan dan meredam isu SARA, yang menjurus ke konflik antar warga.

Pesan tersebut diungkapkan Kapolres, usai menggelar shalat Jumat berjamaah, di Desa Tolai.

“Sebentar lagi mau Pilkada, biasanya, suhu politiknya meningkat, persaingan begitu ketat, sehingga tidak jarang ada isu perbedaan yang sengaja dimainkan, untuk memperkeruh suasana,” ujarnya.

Apalagi kata dia, khusus di Kecamatan Torue, di Desa Tolai Induk, warga masyarakat hidup dalam perbedaan, bukan hanya suku, atau juga agama, tetapi juga starata sosial, ada yang menengah ke bawah, ada yang menengah keatas.

“Ini yang biasanya paling laku dijual, jika isu agama tidak lagi memiliki kekuatan, untuk mempengaruhi masyarakat,” ujarnya.

Perbedaan akan semakin tajam, jika kemudian warga Tolai Induk melihat sebuah perbedaan, adalah hal-hal yang tidak bisa dicerna secara bijak.

Pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab kata dia, tentunya memiliki agenda penting, di wilayah-wilayah yang tengah menggelar Pilkada, dengan melirik daerah yang majemuk, baik suku, agama, ras dan golongan, termasuk jarak antara miskin dan kaya.

Sekaitan hal itu kapolres berharap, warga lebih bijak dalam menyikapi isu-isu yang beredar, yang belum tentu kebenarannya.

Dia juga mengutip ayat Alqur’an, yang menjelaskan tentang definisi tabayyun atau konfirmasi, atas informasi yang beredar, sehingga warga pun akan terbiasa untuk bersikap bijak.

“Di Desa Tolai Induk, dikenal dengan perbedaan semuanya, tetapi disini juga, selama ini, dikenal tenang, dan saling menghargai. Semua perayaan besar dalam agama apapun, pasti tenang dan nyaman umatnya, jika digelar di Tolai Induk,” katanya.

Selain persoalan menghadapi Pilkada, Kapolres juga menghimbau kepada warga untuk waspada dengan kasus peredaran uang palsu, yang mulai marak terjadi di Kecamatan Torue.

Sudah beberapa kali anggota Polsek Torue meringkus tersangka pengedar uang palsu, dan juga mendapatkan laporan dari masyarakat, yang tertipu, karena transaksi uang palsu.

“Tolai Induk, adalah desa paling maju pergerakan ekonominya di Kabupaten Parimo. Makanya para pengedar uang palsu, selalu meliriknya, sebagai tujuan dari rencana jahatnya. Makanya harus waspada. Jangan langsung percaya, jika melakukan transaksi dengan jumlah yang cukup besar, harus teliti dan hati-hati,” jelasnya.

Dia juga menegaskan tentang pentingnya perananan masyarakat dalam membantu kepolisian, untuk mengamankan wilayahnya dari gangguan Kamtibmas, serta menggagalkan aksi kriminal.

Namun dia menekankan, peranan warga, bukan melakukan aksi main hakim sendiri, tetapi memberikan informasi yang akurat kepada polisi, dan data yang jelas, agar polisi bisa segera bertindak.

“Jumlah kami sedikit, dengan beban tanggung jawab, mengamankan luasan Kabupaten Parimo, tentu tidaklah seimbang.

Makanya peran serta masyarakat, untuk membantu kami, tentunya sangat di butuhkan,”pungkasnya.

(mg4/Palu Ekspres)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.