Jumlah Kasus Curanmor di Palu Meningkat Sepanjang 2017 – Palu Ekspres
Palu

Jumlah Kasus Curanmor di Palu Meningkat Sepanjang 2017

 

PALU EKSPRES, PALU – Kepolisian Resos (Polres) Palu merilis jumlah kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) atau yang biasa disebut C3, yang terjadi di Kota Palu sepanjang tahun 2017.

Dalam jumpa pers yang digelar di kompleks Mapolres Palu, Minggu 31 Desember 2017, Wakapolres Palu, Kompol I Wayan Sudarmanta mengungkapkan, pada tahun 2017 jumlah kejadian curanmor di wilayah hukum Polres Palu sebanyak 1.926 kasus. Jumlah ini mengalami peningkatan dibanding tahun 2016 lalu yakni 1.455 kasus.

Jumlah kejadian curat sepanjang 2017 adalah 509 kasus, juga mengalami peningkatan dibanding pada tahun 2016, yakni sejumlah 482 kasus. Berbeda dengan itu, jumlah kejadian curas pada tahun 2017 sebanyak 148 kasus, mengalami penurunan dibanding tahun 2016 yang berjumlah 272 kasus.

“Total barang bukti pengungkapan kasus C3 sepanjang 2017, adalah sejumlah 165 kendaraan roda dua. Ini sudah banyak yang kita kembalikan lagi ke pemiliknya,” kata Wakapolres.

Selain kasus C3, Polres Palu juga merilis angka kecelakaan lalulintas (lakalantas) yang terjadi di wilayah hukum Polres Palu, sepanjang tahun 2017. Diungkapkan Wakapolres, jumlah lakalantas pada tahun 2017 terjadi sebanyak 472, dengan rincian 44 orang meninggal dunia, luka berat 150 orang dan luka ringan 549 orang. Total kerugian materiil mencapai Rp818.850.000.

Sedangkan untuk kasus narkoba, sepanjang tahun 2017 diungkap 56 kasus, dengan rincian 1 kasus ganja dan 55 kasus sabu-sabu. Jumlah bruto barang bukti yang diamankan sepanjang tahun 2017 adalah 253,38 gram sabu-sabu, dan 11,96 gram ganja.

Wakapolres juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk terus waspada terhadap tindak pidana yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, khususnya kasus C3 yang cukup marak terjadi di Kota Palu.

“Pada dasarnya, terjadinya suatu tindak kriminal karena ada niat dan kesempatan. Untuk menghilangkan kesempatan itu, makanya perlu kerjasama dari masyarakat untuk waspada,” tandasnya.

(abr/Palu Ekspres)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!