Jangan Khawatir, Stok Sembako Selama Ramadan Aman – Palu Ekspres
Ekonomi

Jangan Khawatir, Stok Sembako Selama Ramadan Aman

PALU EKSPRES, PONTIANAK – Bulan Ramadan segera tiba. Menjelang bulan suci ini, Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pemerintah Kabupaten/Kota terus berupaya memastikan keberadaan stok sembilan kebutuhan pokok (Sembako) di pasar tradisional maupun swalayan memadai. Langkah itu penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Masyarakat tidak perlu khawatir terjadi kelangkaan sembako di pasaran, karena stok masih aman. Bahkan, mulai bulan puasa sampai Hari Raya Idul Fitri mendatang,” ucap anggota DPRD Provinsi Kalbar, Kadri, Senin (22/5).

Wakil rakyat asal Dapil Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi dan Kabupaten Kapuas Hulu ini mengharapkan, masyarakat supaya jangan panik. Dengan memborong sembako menjelang puasa Ramadan dan Lebaran tahun ini sehingga tidak menambah tekanan terhadap laju inflasi.

“Naiknya harga bahan pokok. Seperti minyak goreng, minyak tanah, cabe, beras serta beberapa komoditi pertanian lainnya dipastikan tidak akan banyak berpengaruh terhadap inflasi di Kalbar. Apalagi memang sudah hukum pasar. Faktor ekspektasi inflasi dipengaruhi perilaku masyarakat dan pelaku ekonomi. Apakah lebih cenderung bersifat adaptif atau forwardlooking,” ulasnya.

Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berpendapat, hal tersebut tercermin dari perilaku pembentukan harga di tingkat produsen dan pedagang. Terutama menjelang hari-hari besar keagamaan (Lebaran, Natal dan Tahun Baru) serta penentuan Upah Minimum Regional (UMR).

Kadri berpendapat, inflasi timbul karena adanya tekanan dari sisi supply (costpushinflation), permintaan (demandpullinflation) dan dari ekspektasi inflasi. Pemerintah telah melakukan antisipasi melalui program stabilisasi empat kebutuhan pokok.

“Dengan dikembalikannya fungsi Bulog seperti sebelumnya. Setidaknya harga dapat terkontrol dan inflasi dapat ditekan,” ungkapnya

Bahkan, Kadri memastikan bahwa stok sembako terus mengalir sehingga dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kalbar. “Kalau pun ada siklus pembelian naik, kita imbau agar tidak menimbun. Masyarakat harus membeli sesuai kebutuhan saja,” imbaunya.

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi Kalbar serta Pemerintah Kabupaten/Kota harus berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan sembako masyarakat Kalbar. Tentunya dengan harga yang terjangkau di kantong rakyat.

Oleh karena itu, Kadri menambahkan, pemerintah daerah harus berkoordinasi dengan pihak terkait. Untuk melakukan pasar murah, pasar rakyat maupun operasi pasar.

“Lakukan inspeksi mendadak ke pasar-pasar maupun gudang pengumpulan untuk menjaga stabilitas pasokan serta mengurangi spekulasi yang dapat mengganggu stabilitas harga sembako,” ucap Kadri.

(Zainudin/Andry Soe/fab/JPG)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!