Jalan Kota Palu Diprediksi Macet Jelang Lebaran, Begini Penanganannya – Palu Ekspres
Palu

Jalan Kota Palu Diprediksi Macet Jelang Lebaran, Begini Penanganannya

RAKOR RAMADNIYA – Rapat Koordinasi Ops Ramadniya Tinombala 2017, di Polres Palu. DOK.

PALU EKSPRES, PALU – Jelang hari raya Idul Fitri 1438 H/2017 M, yang jatuh pada 25-26 Juni 2017, diprediksi akan terjadi kemacetan arus lalu lintas, di sejumlah ruas jalan di Kota Palu. Meningkatnya kepadatan kendaraan di sejumlah jalan tersebut, diprediksi terjadi mulai H-6 Idul Fitri.

Jalur-jalur yang rawan macet tersebut, di antaranya sekitar Palu Grand Mal (PGM), Pasar Tua, Palu Plaza, Bundaran Jalan Hasanuddin (depan Markas POM), Mal Tatura, Simpang empat jalan Towua-Emy Saelan, dan sekitar Pantai Talise.

Hal ini sebagaimana terungkap, dalam Rapat Koordinasi Ops Ramadniya Tinombala 2017, yang digelar Polres Palu dan diikuti beberapa stakeholder terkait, medio pekan lalu.

Untuk mengantisipasi arus padat kendaraan jelang Idul Fitri, utamanya pada H-1 Idul Fitri Polres Palu melalui Satuan Lalu Lintas kembali akan melakukan rekayasa arus, di sejumlah titik jalan di kota Palu. Di antaranya di jembatan Palu I, III dan IV.

“Kami menyarankan, apabila terjadi situasional padat arus lalu lintas pada H-1, tidak menutup kemungkinan jembatan I dan III akan kita jadikan dua arah, apabila volume kendaraan bertambah yang membuat tingkat kemacetan turut bertambah,” ujar Kasat Lantas Polres Palu, AKP Hangga Utama Darmawan.

Rekayasa arus tersebut, juga akan diberlakukan di sekitar jalur jembatan IV, jika situasi memungkinkan (terjadi kepadatan kendaraan).

“Kemungkinan besar, ini situasional, nanti mulai dari patung kuda sampai dengan jembatan IV dan bundaran INKINDO, kita akan buat satu arah mulai dari jalan Cumi-cumi. Yang dari arah Taman Ria turun hanya bisa sampai jalan Rono saja. Ini hanya situasional, tidak menutup kemungkinan nanti di lapangan bisa saja tidak terjadi,” lanjutnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya juga telah mengantisipasi jika ada pawai takbiran, yang digelar baik oleh pemerintah maupun kelompok-kelompok masyarakat lainnya.

(abr/Palu Ekspres)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top