Ini Permintaan Rektor Untad ke Wisudawan – Palu Ekspres
Pendidikan

Ini Permintaan Rektor Untad ke Wisudawan

SARJANA - Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra Pemprov Sulteng, Bunga Elim Somba dalam wisuda ke 89 Untad Palu, Selasa 24 Oktober 2017. HUMAS PEMPROV SULTENG

PALU EKSPRES, PALU – Civitas Universitas Tadulako (Untad) Palu diminta senantiasa meningkatkan dan memantapkan Tri dharma perguruan tinggi. ?Harapan itu dikemukakan Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sulteng, Bunga Elim Somba, dalam wisuda ke 89 Untad Palu, Selasa 24 Oktober 2017 di auditorium Untad Palu.

“Semoga Untad semakin maju dan berkembang sebagai centre of excellence dan juga centre of development yang dinamis, inspiratif dan inovatif dalam meningkatkan sumber daya manusia di Sulteng,”kata Elim Somba dalam sambutan Gubernur Sulteng Dengan memantapkan tri dharma perguruan tinggi, gubernur berharap mahasiswa dapat membuktikan kualitas sesuai bidang karyanya.

Serta terus mengembangkan diri di tengah pesatnya ekonomi Asean yang persaingan kerja semakin ketat.? “Karena itu peningkatan dan pemantapan Tri Dharma perguruan tinggi menjadi hal yang urgen,”sebutnya.

Penguatan pendidikan menurutnya menjadi sebuah keharusan hingga menjadi sempurna. Yang pada akhirnya nanti akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya generasi muda Sulteng.

Rektor Untad Palu, M Basir Chiyo didepan 903 wisudawan diploma, sarjana dan paska sarjana menekankan pentingnya manajemen ego di tengah masyarakat yang terus berubah. Sebagai agen perubahan, seorang yang telah menempuh pendidikan tinggi kata Rektor harus terlebih dahulu bisa merubah dirinya sendiri ke arah yang lebih baik.

Lebih detail ia menjelaskan tantangan dan perubahan dalam kehidupan nyata adalah cemburu dan iri hati, banyak orang menyederhanakan atau acuh. Basir menerangkan secara terperinci, bahwa lemahnya manajemen ego akan menjadikan seseorang dikuasai oleh rasa iri yang akhirnya dapat menimbulkan tindakan-tindakan negatif.

Akan tetapi sebagai insan terdidik jelas rektor, mahasiswa harus dapat mereduksi rasa cemburu dan iri hati menjadi hal yang positif.

“Menurut Camille De Angelis, iri hati bila diterjemahkan dan dimaknai dengan benar justru melahirkan hal yang positif,”jelasnya.

Ego Management for Creativity People jelasnya bermakna disaat seseorang iri hati melihat kesuksesan orang lain. Maka jangan hancurkan mereka tapi jadikan sumber inspirasi inovatif.
“Itulah mengapa mereka sukses dalam karier, sukses dalam ekonomi, dan sukses mengangkat strata sosial mereka,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!