Ini Buktinya Tim Buzzer Ahok Sebar Berita Fitnah – Palu Ekspres
Nasional

Ini Buktinya Tim Buzzer Ahok Sebar Berita Fitnah

PALU EKSPRES, JAKARTA – Tim Pemenangan pasangan nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilgub DKI yang bergabung dalam Insider (Anies-Sandi Digital Volunteer) menyarankan buzzer Ahok untuk memverifikasi seluruh kampanye yang sifatnya menyerang pasangan calon Anies-Sandi.

Ia menyayangkan akun @kurawa yang terus menyebarkan fitnah yang tanpa mendasar.

“Ini menjadi contoh kubu sana yang nyebarin hoax, dan dia sudah minta maaf. Masyarakat bisa menilai sendiri siapa dalang penyebar hoax yang sebenarnya. Dari kami jelas koridornya, etika dan UU ITE ini menjadi landasan kita berkampanye melalui media sosial,” ujar koordinator Insider, Anthony Leong dalam siaran persnya, Minggu (9/3).

Anthony menyarankan bahwa buzzer Ahok untuk tidak memperkeruh suasana pilkada DKI ini.

“Kami jelas mau mengisi media sosial ini dengan gerakan Tetap Kampanye Positif. Kami sudah komitmen untuk itu. Kami harapkan jangan ada lagi kampanye yang hanya bisa memperkeruh iklim demokrasi. Soal spanduk syariah, kami sudah klarifikasi, tapi masih aja terus diserang. Jangan karena kita hanya andalkan buzzer akar rumput bisa seolah-olah terus membentuk opini publik sesuai yang mereka inginkan,” kata Anthony.

Sebelumnya, istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Kalla, jadi korban hoax dalam Pilgub DKI Jakarta. Dalam foto yang disebarkan akun pendukung Ahok-Djarot, @kurawa, foto Mufidah Kalla diedit sedang menunjukkan salam tiga jari.

Si pemilik akun @kurawa, Rudi Valinka, akhirnya meminta maaf atas postingannya di twitter itu. Foto yang diedit itu juga sudah tidak ada di timeline @kurawa.

“Saya akan menghapus postingan foto Ibu JK yang mengacungkan jari 3 jika memang berpotensi itu hoax. Mohon maaf kepada Ibu JK,” ucap Rudi dalam akun twitternya, Jumat (7/4).

Sebelumnya Rudi menulis, ‘Memalukan yah istri wapres JK sdh berani terang2an kampanye buat anies sandi.. kalo wapresnya masih diem2’. Dalam foto yang dipostingnya, tampak tujuh orang, termasuk Mufidah, mengacungkan salam 3 jari, simbol dukungan untuk Anies-Sandi.

Jurubicara Wapres JK, Husain Abdullah, buru-buru mengklarifikasi bahwa foto saat Mufidah mengacungkan salam 3 jari tersebut adalah editan, meski sudah menyebar melalui ratusan retweet dari @kurawa.
Ini Buktinya Tim Buzzer Ahok Sebar Berita Bohong

PALU EKSPRES, JAKARTA- Tim Pemenangan pasangan nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilgub DKI yang bergabung dalam Insider (Anies-Sandi Digital Volunteer) menyarankan buzzer Ahok untuk memverifikasi seluruh kampanye yang sifatnya menyerang pasangan calon Anies-Sandi.

Ia menyayangkan akun @kurawa yang terus menyebarkan fitnah yang tanpa mendasar.

“Ini menjadi contoh kubu sana yang nyebarin hoax, dan dia sudah minta maaf. Masyarakat bisa menilai sendiri siapa dalang penyebar hoax yang sebenarnya. Dari kami jelas koridornya, etika dan UU ITE ini menjadi landasan kita berkampanye melalui media sosial,” ujar koordinator Insider, Anthony Leong dalam siaran persnya, Minggu (9/3).

Anthony menyarankan bahwa buzzer Ahok untuk tidak memperkeruh suasana pilkada DKI ini.

“Kami jelas mau mengisi media sosial ini dengan gerakan Tetap Kampanye Positif. Kami sudah komitmen untuk itu. Kami harapkan jangan ada lagi kampanye yang hanya bisa memperkeruh iklim demokrasi. Soal spanduk syariah, kami sudah klarifikasi, tapi masih aja terus diserang. Jangan karena kita hanya andalkan buzzer akar rumput bisa seolah-olah terus membentuk opini publik sesuai yang mereka inginkan,” kata Anthony.

Sebelumnya, istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Kalla, jadi korban hoax dalam Pilgub DKI Jakarta. Dalam foto yang disebarkan akun pendukung Ahok-Djarot, @kurawa, foto Mufidah Kalla diedit sedang menunjukkan salam tiga jari.

Si pemilik akun @kurawa, Rudi Valinka, akhirnya meminta maaf atas postingannya di twitter itu. Foto yang diedit itu juga sudah tidak ada di timeline @kurawa.

“Saya akan menghapus postingan foto Ibu JK yang mengacungkan jari 3 jika memang berpotensi itu hoax. Mohon maaf kepada Ibu JK,” ucap Rudi dalam akun twitternya, Jumat (7/4).

Sebelumnya Rudi menulis, ‘Memalukan yah istri wapres JK sdh berani terang2an kampanye buat anies sandi.. kalo wapresnya masih diem2’. Dalam foto yang dipostingnya, tampak tujuh orang, termasuk Mufidah, mengacungkan salam 3 jari, simbol dukungan untuk Anies-Sandi.

Jurubicara Wapres JK, Husain Abdullah, buru-buru mengklarifikasi bahwa foto saat Mufidah mengacungkan salam 3 jari tersebut adalah editan, meski sudah menyebar melalui ratusan retweet dari @kurawa.
(rmol/fajar)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!