Hindari Resiko Alzheimer dengan 4 Langkah Ini – Palu Ekspres
Kesehatan

Hindari Resiko Alzheimer dengan 4 Langkah Ini

Ilustrasi google image

PALU EKSPRES, JAKARTA – Gemar mengkonsumsi makananan manis ternyata tidak hanya dapat meningkatkan resiko seseorang terkena diabetes saja, namun juga penyakit yang menyerang fungsi otak seperti Alzheimer.

Dampak yang dialami para penderitan penyakit ini sangatlah tidak biasa. Banyak dari penderita Alzheimer yang mengalami penurunan kognitif atau kemampuan seperti mengingat, menimbang dan memecahkan sebuah masalah.

Pola hidup yang dijalani antara usia 40 hingga 50, menurut Laman Appetite for Health, akan berdampak besar terhadap potensi penyakit ini.

Agar terhindar dari penyakit ini, mulailah merubah pola hidup Anda sebagaimana disebutkan di bawah ini:

1. Jauhi konsumsi makanan dengan gula tambahan
Mengkonsumsi makanan dengan gula tambahan dapat meningkatkan resiko terkena gangguan kognitif dan menurunnya kemampuan otak dalam menyimpan memori. Gula tambahan banyak ditemukan pada produk seperti es krim, yoghurt, saus tomat, krim salad, minuman beralkohol, minuman bersoda, selai dan masih banyak lagi.

2. Perbanyak konsumsi seafood
Beberapa studi menunjukan bahwa ikan dan beberapa jenis seafood lainnya kaya akan EPA dan DHA asam omega-3 yang dipercaya mampu meningkatkan kesehatan otak dan mengurangi resiko demensia. Konsumsi satu porsi ikan sedikitnya satu kali dalam seminggu, lebih sering akan lebih baik.

3. Gemar mengkonsumsi buah dan sayur
Buah dan sayur kaya akan nutrisi yang dibutuhkan otak seperto folate, flavonoid, carotenoid dan antioksidan. Mengkonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan mampu membantu anda terhidar dari kemunuduran kognitif setidaknya sebesar 40 persen.

4. Pilih makanan yang menawarkan banyak kolin
Kolin adalah nutrien penting bagi otak. Peran kolin sendiri adalah sebagai nutrisi bagi otak dan penting untuk membangun jaringan dan membantu fungsi tubuh. Selain dapat ditemukan pada seafood, kolin juga dapat ditemukan pada daging, kuning telur, coklat, kacang-kacangan, kembang kol, tomat, asparagus produk susu, dan lainnya. Besaran konsumsi kolin yang dianjurkan dalam satu hari adalah 500gram.

(ruf/fajar/PE)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!