Hari Ini, Jamaah Haji Sulteng Mulai Bertolak ke Tanah Air – Palu Ekspres
Internasional

Hari Ini, Jamaah Haji Sulteng Mulai Bertolak ke Tanah Air

BARANG BERLEBIH – Barang-barang jamaah haji, yang dikeluarkan dari bagasi, disebabkan karena mengisi air zamzam di dalamnya. (IST.)

PALU EKSPRES, MAKKAH – Para jamaah haji Indonesia asal Provinsi Sulteng, yang tergabung dalam kloter 5 Embarkasi Balikpapan, dijadwalkan akan meninggalkan Arab Saudi kembali ke tanah air, pada hari ini, Rabu 13 September 2017. Rombongan jamaah haji tersebut, akan berangkat dari Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah menuju Balikpapan. Sebelumnya, pada hari Selasa 12 September 2017, para jamaah asal Sulteng, melaksanakan thawaf wada’ (thawaf perpisahan) di Masjidil Haram Makkah.

“Thawaf wada’ untuk jamaah asal Sulteng, akan diawali oleh kloter 5 pada Selasa 12 September 2017. Selanjutnya, mereka bertolak menuju Jeddah pada Rabu 13 September 2017, kemudian langsung berangkat menuju Balikpapan dan selanjutnya Palu,” jelas salah seorang Petugas TPIHI Sulteng, H. Munif Godal, melalui pesan WhatsApp, Selasa 12 September 2017.

Munif juga melaporkan, tahun ini pihak maskapai yang melayani penerbanga jamaah haji Indonesia, sangat tegas terhadap ketentuan barang bawaan jamaah. Hal ini dimaksudkan, demi keselamatan jamaah selama dalam penerbangan. Salah satu aturan tegas yang diterapkan, ialah mengenai barang bawaan jamaah. Pihak maskapai memberi jatah maksimal berat barang bawaan kepada masing-masing jamaah, yakni 32 kilogram untuk tas besar dan 7 kilogram untuk tas kabin.

Termasuk dalam aturan tersebut, adalah imbauan untuk tidak mengisi air zamzam ke dalam koper. Hal ini dilarang, karena tiap jamaah masing-masing telah memiliki jatah air zamzam, dalam ukuran dan kemasan yang sama. Air zamzam milik jamaah tersebut, telah dikirim lebih dulu ke tanah air, dan akan dibagikan kepada jamaah setibanya di tanah air.

Munif menyebutkan, bagi jamaah yang ketahuan melanggar, kelebihan beban muatan serta air zamzam tersebut, akan langsung dikeluarkan oleh pihak maskapai.

“Terdapat beberapa jamaah, yang tidak mau mendengar pihak penerbangan, akhirnya dibongkar paksa, karena kelebihan timbangan, dan barang-barang yang dilarang dimasukkan dalam tas, di antaranya air zamzam. Banyak yang dikeluarkan alias ketahuan, saat dikroscek melalui x-ray,” lanjut Munif.

Diberitakan sebelumnya, Jamaah haji Sulteng kloter 5 dijadwalkan akan tiba di Embarkasi Balikpapan pada 14 September 2017, dan akan berangkat menuju Palu pada keesokan harinya. Kemudian jamaah kloter 6 dijadwalkan tiba di Balikpapan pada 15 September 2017, lalu berangkat menuju Palu pada 16 September 2017.

Untuk jamaah kloter 7, dijadwalkan tiba di Balikpapan pada 17 September 2017, dan diterbangkan menuju Palu pada 18 September 2017. Sedangkan jamaah kloter 8, dijadwalkan tiba di Balikpapan pada 19 September 2017 dinihari, dan akan berangkat menuju Palu pada tanggal yang sama pagi harinya.

Serta jamaah yang tergabung dalam sebagian kloter 9, dijadwalkan tiba di Balikpapan pada 20 September 2017, dan menuju Palu pada 21 September 2017.

(abr/Palu Ekspres)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top