Guru Garis Depan Dilarang Pindah Tugas – Hacked by TryDee
Daerah

Guru Garis Depan Dilarang Pindah Tugas

SERAHKAN SK - Sekdaprov Sulteng M Hidayat menyerahkan SK CPNS guru garis depan, Selasa 12 September 2017 di ruang polibu kompleks kantor Gubernur Sulteng. foto HUMAS PEMPROV SULTENG

PALU EKSPRES, PALU – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI tahun ini mengalokasikan sebanyak 43 tenaga guru garis depan di wilayah Sulteng. 43 CPNS tersebut merupakan hasil seleksi nasional ?dengan sistem CAT beberapa waktu lalu.

Selasa 12 September 2017 kemarin, guru garis depan menerima surat keputusan (SK) calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari Sekdaprov Sulteng, Hidayat, mewakili gubernur di ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng. Hidayat menegaskan beberapa hal penting terkait pengangkatan CPNS setelah menyatakan apresiasi kepada pemerintah pusat atas alokasi tenaga guru garis depan tersebut.

Pertama Hidayat melarang semua guru garis depan untuk pindah dari tempat tugasnya. Pemerintah menurutnya tidak akan menerima usulan pindah dengan alasan apapun. “Kalau mau pindah lebih baik saudara minta berhenti dari PNS,”tegas Hidayat.

Menurutnya, pemerintah dan masyarakat Sulteng pada prinsipnya menerima dengan baik penempatan guru hasil seleksi nasional tersebut. Dengan harapan, para guru dapat mengabdikan diri dengan baik. Serta berguna bagi masyarakat terutama dalam hal pengembangan kualitas pendidikan. Sebab pengangkatan guru garis depan menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah.

Pasalnya, seluruh proses seleksi dilakukan langsung pemerintah pusat dan meloloskan peserta dari luar daerah, namun penggajiannya dibebankan sepenuhnya oleh pemerintah daerah. “Semoga hal ini menjadi perhatian pemerintah pusat untuk meningkatkan alokasi anggaran,”jelasnya.

Hidayat dalam kesempatan itu mengapresiasi pemerintah pusat yang telah melakukan pemetaan secara nasional terhadap kekurangan guru. Dasar itu kemudian dilakukan seleksi untuk pengangkatan guru untuk ditempatkan bertugas ke daerah-daerah minim tenaga guru. Diapun meminta BKD Sulteng mengevaluasi seluruh PNS guru garis depan agar melaksanakan tugas dengan baik di sekolah tempatnya bertugas.

Kepala BKD Sulteng, Zubair, menjelaskan, penyerahan SK CPNS guru garis depan merupakan hasil seleksi atau rekrutmen pemerintah Pusat dalam hal ini Kemendikbud secara Nasional dengan sistem CAT.

“Kelulusannya sepenuhnya ditentukan pemerintah pusat dan ditempatkan di Sulteng,”jelasnya. Jumlah penempatan untuk wilayah Sulteng sebanyak 43 formasi. Sejauh ini kata Subair bari 37 diantaranya yang menerima SK CPNS. Sisanya yakni 6 orang masih dalam proses administrasi BKN.

Ke 43 orang CPNS guru garis depan selanjutnya terang Subair akan ditempatkan pada 7 kabupaten di Sulteng. Alokasi penempatan paling banyak di Kabupaten Buol yaitu sebanyak 21 CPNS. Penyerahan SK dilakukan simbolis kepada Pithein Alberthein Dien dan Wulan Sari Putri Harahap. Keduanya ditempatkan bertugas di Kabupaten Buol. Pithein Alberthein adalah guru berasal dari Menado. Sedangkan Wulan Sari Putri Harahap berasal dari Sumatera Utara.

(mdi/Palu Ekspres)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!