Empat PNS STISIP PB Palu Ditolak Mahasiswa – Palu Ekspres
PE TODAY

Empat PNS STISIP PB Palu Ditolak Mahasiswa

Ketua Jurusan administrasi Stisip PB Palu, Muzakir Tawil menerima unjuk rasa mahasiswa, Kamis 16 November 2017/HAMDI ANWAR/PE

PALUEKSRES,PALU – Ternyata ada empat pejabat struktur
Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik Panca Bhakti
(Stisip-PB) Palu yang juga tercatat sebagai pejabat
Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif.

Selain Ketua Stisip, Adijoyo Dauda, ada nama Sitti Ulfa.
Dalam struktur kampus, Sitti Ulfa tercatat sebagai
pembantu ketua II. Namun juga menjadi pejabat lingkup
Pemda Sigi. Kemudian Zubair Hasyim, kepala pengabdian
masyarakat Stisip PB yang juga menjabat Kepala Biro
Organisasi Pemprov Sulteng. Selanjutnya Aries Singi
sebagai pembantu ketua III yang saat ini menjabat Kepala
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulteng.

Keempat pejabat struktur Stisip PB Palu ini dianggap
telah melanggar komitmen untuk bekerja penuh waktu.
Karenanya mahasiswa mendesak keempatnya dicopot dari
jabatan.

“Hampir enam bulan lamanya mereka tidak pernah masuk
bekerja di kampus STISIP. Ini merugikan kampus karena
mereka tetap menerima gaji,”kata koordinator lapangan
aksi unjuk rasa mahasiswa STISIP, Ista Mujahid Akbar,
disela unjuk rasa Kamis, (16/11/2017).

Sementara pejabat struktur utamanya Ketua STISIP PB Palu
Adijoyo Dauda telah menandatangi pernyataan kesanggupan
bekerja penuh waktu dalam surat bermaterai tanggal 26
September 2016.

Pelanggaran itu kemudian menjadi salah satu temuan pihak
Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
(Kemenristekdikti) yang kemudian mengeluarkan surat
peringatan nomor 2104/C/KL/2016 tanggal 10 November 2016
kepada kampus.

Dari surat peringatan itu jelasnya, pihak
Kemenristekdikti selanjutnya menjatuhkan hukuman kepada
Stisip PB Palu berupa penghentian sementara bantuan biaya
pendidikan dari pemerintah serta penghentian penerimaan
mahasiswa baru. “Ini sangat merugikan kampus dan
mahasiswa,”katanya.

(mdi/Palu Ekspres)

 

 

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!