Disaksikan Gubernur, 25 Pasang Pengantin Nikah di Palu Grand Mall – Palu Ekspres
Daerah

Disaksikan Gubernur, 25 Pasang Pengantin Nikah di Palu Grand Mall

GUBERNUR JADI SAKSI - Gubernur Sulteng H Longki Djanggola didampingi Direktur PT Palu Graha Sejahtera, Karman Karim menyaksikan proses nikah massal, Senin 1 Mei 2017 di Palu Grand Mall. foto HUMAS PEMPROV SULTENG

PALU EKSRES, PALU – Managemen PT Palu Graha sejahtera (PGS) pengelola Palu Grand Mall (PGM) menikahkan 25 pasangan pengantin secara massal, Senin (1/5).

Nikah massal itu dilaksanakan untuk memperingati hari jadi PGM yang ke 3 tahun 2017 di lobby utama PGM. Uniknya pasangan pengantin yang ikut dalam nikah massal mayoritas pasangan yang sudah berumur dan tidak memiliki buku nikah.  Bahkan salahsatunya pasangan baru mendapatkan buku nikah setelah 41 tahun menikah dan hidup bersama.

Pihak PGM sebenarnya menargetkan nikah massl diikuti 100 pasangan. Namun hanya 25 diantaranya yang bisa terlaksana lantaran prosedur yang ditetapkan tidak mudah.

Gubernur Sulteng H Longki Djanggola hadir dalam kegiatan itu dan sempat menjadi saksi pada salahsatu pasangan pengantin.

Dia didampingi Staf Ahli bidang pemerintahan, hukum dan politik Hidayat Lamakarate dalam kegiatan itu. Direktur Utama PT Palu Graha sejahtera  H. Karman Karim dan Direktur Operasional Rony Hasan juga tampak hadir.

Menurut Longki, nikah massal gratis yang dilakukan PGM bekerjasama dengan Kementerian Agama Sulteng tersebut memberikan pembelajaran bahwa ternyata masih ada warga yang telah lama menikah tetapi tidak tercatat dan tidak memiliki buku nikah.

Karena itu dia mengimbau calon pengantin agar melangsungkan pernikahan tidak hanya sah secara agama, akan tetapi juga sah secara negara sesuai undang undang perkawinan yang berlaku.

“Kedepan harus ada buku nikah, tidak boleh tidak. Dan sekarang buku nikah sudah disediakan oleh kantor urusan agama,”kata Longki. Dia pun mengapresiasi  pihak PGM. Menurutnya kegiatan itu sungguh luar biasa. Pasalnya, ada pasangan suami istri yang sudah 42 tahun bersama tetapi tidak punya buku nikah “Hari ini mereka dilegalkan dan ini gratis,”sebut Longki.

Direktur Utama PT PGS pengelolan PGM H Karman Karim merasa bangga bisa merayakan HUT PGM bersamaan dengan peringatan hari buruh internasional, 1 Mei 2017.

Karena itu Karman menjamin setiap karyawan PGM akan mendapat upah layak, jaminan kesehatan beserta keluarganya. Termasuk tunjangan hari tua dan  pensiun.

“Mengapa saya pilih 1 Mei, karena saya teringat jasa buruh yang membangun gedung ini dan sekarang ini juga terdapat banyak buruh disini. Saya sangat menghormati buruh,”kata Karman kepada wartawan.

Diapun menilai masyarakat  puas dengan layanan yang diberikan PGM. Karman berharap pada masa mendatang masyarakat semakin puas.

PGM menurutnya akan terus memberikan pelayanan yang terbaik. Terutama pelayanan parkir yang terus diupayakan oleh pengelola.

Ia juga menargetkan acara nikah massal dapat kembali digelar  pada HUT Mall Tatura untuk memenuhi target 100 pasang pengantin. Nikah massal itu juga akan menyasar semua agama bukan hanya islam

(humas/mdi)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top