Detik-detik saat Dzulfikar Pertama Kali Melihat Bule Italia Cantik Itu Berdiri di Depan Pintu Rumahnya – Palu Ekspres
Daerah

Detik-detik saat Dzulfikar Pertama Kali Melihat Bule Italia Cantik Itu Berdiri di Depan Pintu Rumahnya

PALU EKSPRES, JAKARTA – Akhirnya mereka menikah. Pernikahan ini sekaligus mengukir cerita baru tentang kekuatan cinta, yang mempertemukan dua insan dari belahan bumi yang berbeda.

Kamis kemarin (11/5), Dzulfikar (24), pemuda Tragung, Kecamatan Kandeman, Batang, Jawa Tengah ini mengikrarkan janji di depan penghulu, mempersunting wanita idamannya, Illaria Monte Bianco, gadis 21 tahun asal Bari, Italia.

Sejak pertama kali bertemu. Dzulfikar hampir tak percaya apa yang ia saksikan. Fikar mengira mimpi saat gadis yang disayanginya itu menginjakkan kaki di rumahnya.

Saking bahagianya, tanpa sadar, Fikar menangis saat untuk kali pertama bertemu langsung dengan Illaria.

“Saya sampai tidak bisa berkata apa-apa. Tanpa sadar, saya hanya bisa menangis melihat dia di depan pintu rumah,” cerita Fikar mengenang detik-detik yang mendebarkan hatinya bertemu sang kekasih yang selama dua tahun ini hanya “bertemu” di dunia maya.

Maka, pertemuan itu seolah menjadi arena bagi sejoli tersebut untuk melepas rindu.

Illaria tiba seorang diri di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, pada Selasa sore (18/4).

Tanpa merasa lelah, dia langsung melanjutkan perjalanan darat menuju Batang, Jawa Tengah. Dia menggunakan jasa travel dan tiba di Batang Rabu pukul 02.30 WIB.

Ketika sudah memasuki kawasan Kandeman, dia hampir saja menyerah untuk menemui Dzulfikar.

Illaria dan sopir travel kesulitan untuk mencari alamat Dzulfikar di Desa Tragung. Mereka sudah putus asa.

“Mungkin ini kuasa Tuhan. Saat Illaria kebingungan, ada orang (desa) sini yang berangkat kerja di PT Waskita bertemu travel itu,” jelas Fikar.

Berkat bantuan tetangga Fikar itulah, Illaria akhirnya bisa sampai ke rumah calon suaminya itu.

“Saya merasa seluruh isi bumi ini seperti menimpa saya. Apalagi melihat perjuangan dan pengorbanan dia untuk datang ke sini. Saya sungguh tidak bisa berkata apa-apa,” tutur Fikar.

Terlebih, Illaria sudah diberi tahu bahwa keluarga Fikar tidak punya apa-apa. Rumahnya juga sangat sederhana.

“Tapi, dia tetap ngotot pengin menemui saya. Luar biasa.”

Sementara itu, Ismoyowati mengaku kedatangan lllaria sempat membuatnya shock. Dia benar-benar tidak menyangka gadis tersebut datang untuk menemui dan berencana menikah dengan putranya.

Tapi, dalam sekejap, Ismoyowati langsung lumer melihat sikap Illaria yang dinilainya sopan, lemah lembut, dan ramah.

“Tingkah lakunya kayak putri Solo. Anteng dan manut. Kalau ada tamu, ya disalami satu-satu. Makanya, banyak tetangga yang bertamu dan ingin berfoto dengan dia. Tapi, dia menolak dengan halus kalau difoto,” ujarnya.

(Radar Pekalongan/MS/PE)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!