Desa Bone Bae II Rawan Penyalahgunaan Obat-Obatan – Palu Ekspres
Daerah

Desa Bone Bae II Rawan Penyalahgunaan Obat-Obatan

PALU EKSPRES, AMPANA – Desa Bone Bae II, Kecaamatan Ulubongka, Kabupaten Tojo Una-una (Touna), saat ini rawan penyalahgunaan Narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba).

Hal itu disampaikan oleh Sekertaris Desa (Sekdes) Bone Bae II, Wahyudin Salam saat ditemui media ini dikantor BNNK Touna, Kamis (14/9/2017).

Dikatakan, saat ini penyalahgunaan obat-obatan di desanya sudah semakin meresahkan masyarakat maupun pemerintah desa.

“Yang mana baik anak-anak maupun orang dewasa sering didapatkan mengkonsumsi Narkoba tersebut,” kata Wahyudin Salam.

Dia mengungkapkan, tidak hanya obat-obatan, namun sudah ada warganya yang menggunakan Narkoba. Namun hingga saat ini belum diketahui dari mana masuknya barang berbahaya tersebut.

“Pihak Bhabinkamtibmas hanya sering mendapatkan anak-anak maupun orang dewasa yang menggunakannya,” ungkapnya.

Olehnya, kata dia, pihak Pemdes Bone Bae II akan bekerjasama dengan pihak BNNK Touna untuk melakukan sosialisasi bahaya Narkoba terhadap masyarakat.

“Jadi Pemdes Bone Bae II pada tahun 2018 nanti akan memprogramkan kegiatan sosialisasi Narkoba dengan melibatkan pihak BNNK Touna. Sehingga nantinya masyarakat terlebih khusus anak-anak muda dapat mengetahui bahaya dari Narkoba tersebut,” ujarnya.

Sementara itu Kepala BNNK Touna, AKBP Djohansah Rahman, S.Pd menanggapi permintaan dari pihak Desa Bone Bae II merespon baik atas program kerjasama tersebut.

“Pihaknya secara terus menerus melaksanakan program sosialisasi bahaya Narkoba baik dilingkungan pendidikan, lingkungan masyarakat, maupun lingkungan pemerintah,” kata Djohansah Rahman, S.Pd saat di temui media ini di ruang kerjanya, Kamis (14/9/2017).

Namun, kata dia, dengan keterbatasan anggaran program sosialisasi bahaya Narkoba tidak dapat secara menyeluruh menjangkau Desa yang ada di Kabupaten Touna.

“Untuk Desa rawan Narkoba pihaknya, akan melakukan pengawasan dan penyelidikan apabila didapatkan korban penyalahgunaan Narkoba akan dilakukan pembinaan dan yang kecanduan akan direhabilitasi,” jelasnya.

Olehnya, dia meminta kepada kepala Desa untuk mengimbau masyarakat khususnya para orang tua untuk selalu menjaga dan mendidik anak-anaknya dari pergaulan yang negatif.

“Orang tua harus turut aktif menjaga anaknya dari pergaulan, guna meminimalisir terjadinya pergaulan yang dapat menjerumuskan anak-anaknya ke pergaulan yang negatif,” harapnya.

Menurutnya, peredaran Narkoba saat ini Narkoba tidak mengenal tingkatan, sehingga pihak sekolah dan orang tua wali siswa siswi dapat menjalin kerja sama yang baik, teliti, dan jeli dalam menjaga aktivitas serta pergaualan putra putrinya.

“Untuk itu diperlukan peran orang tua dalam menjaga dan mengawasi aktivitas, maupun pergaulan putra putrinya baik di kalangan sekolah maupun di rumah. Karena jika hal ini tidak diperhatikan sejak dini maka tidak menutup kemungkinan akan terjadinya hal yang sangat merugikan,” tutupnya.

(mg3/Palu Ekspres)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!