Dana BOS Belum Cair, Sekolah Terancam Diputus Aliran Listrik – Palu Ekspres
Palu

Dana BOS Belum Cair, Sekolah Terancam Diputus Aliran Listrik

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, H. Ansyar Sutiadi. (FOTO: IMAM/PE)

PALU EKSPRES, PALU – Akibat keterlambatan pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada triwulan III tahun 2017, sejumlah sekolah di Kota Palu khususnya di tingkat SMP dan SD, berupaya keras untuk memenuhi pembayaran operasional sekolah.

Berbagai kendala yang dihadapi oleh pihak sekolah akibat masalah ini, di antaranya adalah pemenuhan peralatan persiapan ujian, gaji guru honorer, serta pembayaran listrik. Untuk hal terakhir, beberapa sekolah bahkan terancam akan diputus aliran listriknya oleh PLN, karena telah menunggak pembayaran selama tiga bulan.

“Petugas PLN sudah datang ke sekolah menagih. Mereka memberikan toleransi hingga akhir bulan ini, untuk segera melunasi. Jika tidak, mereka akan benar-benar akan memutus aliran listrik,” kata Kepala SMP Negeri 11 Kota Palu, Ilman Usman, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis 19 Oktober 2017.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, H. Ansyar Sutiadi berharap, agar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Provinsi Sulteng, mempercepat proses pencairan dana BOS tersebut. Hal ini agar sekolah-sekolah dapat segera membiayai operasionalnya.

“Hingga saat ini mereka mencoba menutupinya dengan segala cara, saya prihatin tetapi juga memberikan apresiasi, kepada sekolah yang mampu menyelesaikan masalah ini walaupun dengan berbagai cara,” kata Ansyar, di sela-sela rapat MKKS, Kamis 19 Oktober 2017.

Ia mengungkapkan, hasil koordinasinya dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulteng, bahwa pihak Dinas Provinsi akan berupaya mencairkan dana BOS pada bulan Oktober, yang diupayakan sekaligus dengan pembayaran triwulan IV.

“Saya harap ini segera cair, karena sekolah sangat membutuhkan dana BOS ini,” tandasnya.

Sebelumnya, keterangan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulteng, Irwan Lahace, pencairan dana BOS untuk Provinsi Sulteng pada triwulan III mengalami permasalahan di tingkat pusat. Dana BOS yang ditransfer dari pusat ke Sulteng hanya berjumlah Rp50.426.040.000, jauh di bawah jumlah seharusnya, yakni Rp. 116.841.200.000. Hal ini berdampak, sejumlah sekolah di Sulteng utamanya tingkat SMP dan SD, tertunda menerima dana BOS pada triwuln tahun 2017.

(abr/Palu Ekspres)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!