Bukan Sekedar Kuat dan Pintar, Agar Mampu Bersaing Harus Responsif pada Perubahan – Palu Ekspres
Pendidikan

Bukan Sekedar Kuat dan Pintar, Agar Mampu Bersaing Harus Responsif pada Perubahan

PALU EKSPRES, PALU – Untuk dapat memiliki daya saing di tengah kondisi kemajuan global, manusia dituntut untuk memiliki sikap responsif, terhadap setiap perubahan yang terjadi sepanjang zaman.

Hal ini menjadi salah satu inti, dari materi yang disampaikan Staf Khusus Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti), Dr. KH. Abdul Wahid Maktub, di hadapan para mahasiswa Universitas Tadulako (Untad), yang mengikuti Pelatihan Deradikalisasi dan Penguatan Nilai-nilai Sosio Akademik (DePSA), di salah satu hotel di Kota Palu, Sabtu (9/9).

Mengutip tokoh pencetus teori Evolusi, Charles Darwin, di hadapan para mahasiswa Wahid menyebutkan, bahwa yang mampu bertahan dalam menghadapi perubahan, bukanlah yang terkuat maupun yang terpintar, melainkan yang memiliki sikap responsif atau adaptif, terhadap perubahan tersebut.

“Kita harus responsif atau adaptif, pada setiap realitas baru atau perubahan yang terjadi. Karena kalau tidak, kita akan terus ketinggalan,” tegasnya.

Olehnya, ia mengingatkan kepada para mahasiswa, untuk dapat mempersiapkan diri. Di antaranya, melalui langkah-langkah membangun rasa percaya diri dan kemandirian. Langkah-langkah tersebut, menurut mantan Dubes RI untuk Qatar dan Konjen RI di Jeddah Arab Saudi ini, merupakan syarat untuk dapat bersaing di masa depan.

“Untuk hadapi masa depan, harus mampu fight dan struggle. Kita harus mampu berubah, dari yang useless (tidak berguna) menjadi useful (berguna), dari yang meaningless (tidak berarti) menjadi meaningful (memiliki arti). Karena nilai manusia bukan dilihat dari fisiknya, tetapi dari mutu yang dimilikinya,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan kepada para mahasiswa, untuk dapat bersaing, harus mampu membangun budaya sinergi, bukan sebalikna justru hanya mencari-cari lawan.

“Jangan cari lawan, bangun budaya sinergi, jangan berkelahi terus, karena itu hanya akan menghasilkan mutual loss destruction (kehancuran bersama),” tegasnya lagi.

(abr/Palu Ekspres)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top