BT 45 SMK 2 Palu Wakili Sulteng di Ajang FTRN 2017 – Palu Ekspres
Pendidikan

BT 45 SMK 2 Palu Wakili Sulteng di Ajang FTRN 2017

PENTAS – Kelompok teater pelajar BT 45 SMKN 2 Palu, saat menggelar pementasan pamit, jelang keikutsertaan pada ajang FTRN 2017 di Yogyakarta. FOTO IMAM/PE

PALU EKSPPALU – Kelompok ekstrakurikuler teater pelajar SMK Negeri 2 Palu, yakni Bengkel Teater 45 (BT 45), mematangkan persiapan menuju keikutsertaan pada ajang Festival Teater Remaja Nusantara (FTRN) 2017, yang digelar oleh Institut Seni Indonesia (ISI), di Yogyakarta pada 19 September 2017 mendatang.

Keikutsertaan BT45 SMKN 2 Palu pada ajang Festival tingkat nasional dua tahunan tersebut, merupakan kali ketiga berturut-turut, yakni sebelumnya pada tahun 2013 dan 2015. Pada tahun 2015 bahkan pernah meraih salah satu penghargaan, yakni pemeran pembantu terbaik.

Kesiapan tersebut tergambar pada pementasan pamit jelang FTRN, di Gedung Olah Seni (Golni) Taman Budaya Sulteng, Rabu 13 September 2017 malam. Para remaja berbakat menampilkan teater dari naskah tahun 1963 karya Sastrawan ternama Motinggo Busje, yang berjudul “Nyonya dan Nyonya.” Penampilan dari naskah yang sama, rencananya akan ditampilkan kembali oleh BT 45 di ajang FTRN 2017.

“Secara mental Insya Allah kami sudah siap,” ujar salah seorang siswi yang tampil, Kartini Mei Wulan, kepada media ini usai pentas.

Siswi kelas 2 jurusan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) SMKN 2 Palu tersebut menuturkan, persiapan yang dijalani oleh para pemain dan kru, telah dijalani selama tiga bulan. Dalam rentang waktu tersebut, seluruh tim menggelar berbagai latihan secara intensif.

“Di awal-awal kami sempat latihan setiap hari, dan setelahnya biasanya latihannya seminggu dua atau tiga kali. Dalam persiapan ini, kami mendapat dukungan penuh dari orang tua,” ujarnya lagi.

Namun, hingga jelang keberangkatan ke Yogyakarta yang direncanakan pada 16 September 2017, kelompok BT 45 yang kali ini akan membawa nama daerah Sulteng di ajang FTRN 2017, masih terkendala dengan pendanaan.

Ketua BT 45, Yuli Safariana mengakui, hingga kini dana operasional yang terkumpul baru separuh dari yang dibutuhkan oleh timnya.

“Saat ini masih setengahnya, jadi untuk keberangkatan sudah aman, tapi untuk dana pulang selebihnya masih akan diupayakan,” aku Yuli.

Dana yang telah terkumpul tersebut, merupakan hasil dari kerja keras tim pemberangkatan BT 45, yang bersumber dari berbagai sumbangan, di antaranya dari para alumni dan senior, serta dukungan dari beberapa sumber lainnya, seperti Dewan Kesenian Sulteng.

Meski demikian, dengan keterbatasan tersebut, para remaja ini tetap bertekad kuat untuk menampilkan pementasan teater terbaik di ajang FTRN 2017, bahkan menargetkan akan meraih hasil yang lebih baik, dibanding pencapaian tahun 2015 di ajang yang sama.

BT 45 SMKN 2 Palu yang mewakili Sulteng pada ajang FTRN 2017, terpilih oleh panitia dari ISI Yogyakarta akan tergabung dalam 17 perwakilan kelompok teater pelajar lainnya, yang berasal dari seluruh Indonesia, memperebutkan piala Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Ketujuh belas peserta tersebut terpilih, setelah mengikuti seleksi via pengiriman video pertunjukan, yang diikuti oleh sekitar 50 peserta kelompok teater pelajar se-Indonesia.

(abr/Palu Ekspres)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!