BNN Sulteng Usul Pembangunan Lapas Khusus Pengguna Narkoba – Palu Ekspres
Daerah

BNN Sulteng Usul Pembangunan Lapas Khusus Pengguna Narkoba

RAPAT - Gubernur Sulteng H Longki Djanggola memimpin rapat Forkopimda plus Sulteng, Kamis 1 Maret 2018 di ruangannya. foto HUMAS PEMPROV SULTENG

PALU EKSPRES, PALU – Menjelang perhelatan pemilihan umum (Pemilu) legislatif 2019 dan Pilkada Serentak Sulteng 2018, Gubernur Sulteng H Longki Djanggola menggelar rapat khusus forum komunikasi pemimpin daerah (Forkominda), Kamis 1 Maret 2018 di ruang kerjanya.

Rapat itu mengangkat isu strategis terkait suksesi penyelenggaran Pilkada Tahun 2018 dan Pemilu Legislatif dan Presiden tahun 2018, termasuk membahas isu maraknya peredaran narkoba di kalangan pelajar.

Menurut Longki, sesuai amanat Undang -Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, beberapa kewenangan presiden dilimpahkan kepada Gubernur untuk bertindak atas nama pemerintah pusat. Serta melakukan pembinaan dan pengawasan kabupaten dan kota
“Kami ingin mengetahui sejauh mana tahapan Pemilu yang dilakukan KPU dan Bawaslu,”ujar Longki membuka rapat.

Gubernur pun dalam kesempatan itu mengaku sedih akan maraknya peredaran narkotika yang telah menyentuh remaja, pelajar dan mahasiswa. Terlebih dengan adanya penegasan Presiden bahwa Indonesia saat ini darurat narkoba, sehingga perlu disepakati upaya penanggulangannya.

Ketua KPU Sulteng Sahran Raden menjawab hal terkait kesiapan Pemilu menyebut tahapan Pilkada di 3 Kabupaten yakni Donggala, Parigi Moutong dan Morowali sudah berjalan dengan baik. Seluruh calon jelasnya sejauh ini telah ditetapkan.

Namun dia mengaku masih terdapat beberapa permasalahan. Diantaranya gugatan dari calon perseorangan yang sudah di putus Bawalah.

“Ada juga yang sementara proses penyelesaiannya dan seluruh hasil keputusan Bawaslu bersifat final dan mengikat dan mutlak harus dilaksanakan KPU,”jelasnya.

Kepala BNN Sulteng, Andjar yang hadir dalam rapat menyebutkan bahwa saat ini predaran narkotika sudah sangat masif. Penegasan Presiden menurutnya adalah benar. Karena bahaya narkotika sudah merambah ke pelajar dan mahasiswa yang merupakan generasi penerus bangsa .

“Ini perlu komitmen bersama seluruh elemen masyarakat bahu membahu untuk memberantas narkotika. Kita sosialisasi kepada masyarakat agar membentengi keluarga dari bahaya narkotika,”kata Andjar

Karenanya Andjar dalam kesempatan itu mengusulkan perlunya pembangunan lembaga pemasyarakatan (Lapas) khusus narkotika, termasuk jmembangun panti rehabilitasi di Sulteng.
Longki kemudian menyatakan, Pilkada 2018 dan Pemilu Tahun 2019 harus sukses dihelat penyelenggara. Dia meminta penyelenggara rutin koordinasi terkait penyelenggaraannya.

“Bangun koordinasi kepada semua pihak agar betul-betul pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar dan sukses,”harapnya.

Dia pun mengapresiasi Polri dan BNN yang telah berhasil menagkap bandar Narkoba di wilayah Sulteng . Untuk itu dia berharap hal itu perlu terus ditingkatkan baik pengawasan dan pemberantasannya.

Gubernur pun mengaku sangat mendukung usulan pembangunan Lapas Khusus narkoba dan panti rehabilitasi pengguna narkoba.

“Namun dukungan pemerintah propinsi Sulteng harus disesuaikan dengan ketentuan perundang undangan yang berlaku,”demikian Longki.

(humas)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!