BKKBN Sulteng Usulkan Palu Menerima Penghargaan MKK – Palu Ekspres
Palu

BKKBN Sulteng Usulkan Palu Menerima Penghargaan MKK

SERAHKAN PENGHARGAAN - Sekkot Palu, Asri di dampingi Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Abdullah Kemma, menyerahkan penghargaan bidang kesehatan pada tiga Puskesmas di Kota Palu, Selasa 8 Mei 2018 di Kantor Wali Kota Palu. foto HAMDI ANWAR/pe

PALU EKSPRES, PALU – Program kampung keluarga berencana (KKB) terus bergulir dengan pencanangan KKB ke tingkat kelurahan dan desa. Program ini merupakan salahsatu prioritas Presiden RI Joko Widodo dalam nawa cita ke 3. Yakni pembangunan dari pinggiran dan memperkuat desa dalam kerangka NKRI.

Di Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng), KKB telah dicanangkan pada 8 kelurahan untuk 8 kecamatan sejak tahun 2017. Tahun ini rencananya akan dicanangkan lagi disejumlah kelurahan.

Sekaiatan dengan itu Sekretaris Kota (Sekkot) Palu, Asri, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) segera menyesuaikan program anggaran dan kegiatannya terintegrasi dalam program KKB.

Kata dia, pembangunan KKB bukan semata tanggung tanggung jawab Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Misalnya urusan infrastruktur, dinas pekerjaan umum (PU) sedapat mungkin mengarahkan programnya untuk mendukung perbaikan infrastruktur pada sebuah KKB.

Atau dinas pendidikan untuk hal terkait sumber daya manusia (SDM). Dinas kesehatan serta upaya-upaya pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). “Rancang satu kesepakatan untuk membangun kampung KB. Evaluasi program dan tugas masing-masing,”kata Sekkot dalam Rapat kordinasi daerah (Rakorda) program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK), Selasa 8 Mei 2018 di Kantor Wali Kota Palu.

Kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB Kota Palu, Sekkot berharap untuk terus mengevaluasi program KKB. Agar nantinya kendala yang ada bisa ditangani bersama OPD terkait lain. “Sampaikan baik itu hal positif maupun negative. Agar tantangan yang ada itu bisa dibenahi bersama.

Kekurangan tahun lalu kita optimalkan tahun ini,”harapnya. Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Abdullah Kemma yang hadir dalam kegiatan itu mengapresiasi dinas PPKB Kota Palu atas keaktifannya dalam menjalankan program KKBPK. Palu menurut dia barometer bagi daerah lain di Sulteng.

Jika Kota Palu saja tidak maksimal akan program KKBPK utamanya KKB, maka bisa memengaruhi kabupaten lain.

“Tapi saya kira Kota Palu sudah sangat baik. Buktinya Palu adalah daerah yang pertama kali menggelar Rakorda KKBPK. Ini adalah komitmen mendukung program kependudukan,”jelas Abdullah Kemma.

Atas kepedulian itu, pihaknya ujar Abdullah Kemma, akan mengajukan Kota Palu dalam daftar daerah penerima penghargaan Manggala Karya Kencana dari pemerintah pusat. Sebuah penghargaan atas komitmen pada program pengendalian penduduk.

“Saya kira program KKBPK Kota Palu sudah cukup baik. Meski masih ada beberapa yang perlu lebih ditingkatkan. Salah satunya angka pernikahan usia dini masih cukup tinggi,”katanya.

Karenanya dia berharap program KKBPK di Kota Palu harus dioptimalkan melalui program KKB. Pada tataran pencanangan KKB, ia menilai Kota Palu cukup berhasil. Pencanangan dilakukan persis pada kriteria desa yang ditetapkan. “Awalnya saya ragu. Tapi begitu turun langsung memantau, ternyata KKB berjalan aktif dan lokasinya tepat. Saya lihat langsung di Kelurahan Pantoloan Boya,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!