Bidan Ujung Tombak Layanan Persalinan – Palu Ekspres
Pendidikan

Bidan Ujung Tombak Layanan Persalinan

SELAMAT - Wisuda ke IX Akbid Graha Ananda Palu dihadiri staf ahli gubernur, Rusdi B Rioeh. foto HUMAS PEMPROV SULTENG

PALU EKSPRES, PALU – Peran bidan sangat dibutuhkan keberadaannya sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat khususnya bagi kesehatan ibu dan anak. Terlebih dalam pertolongan persalinan ibu.

Tenaga bidan diharap memiliki jiwa peduli bagi yang membutuhkan pertolongan persalinan. Mengingat angka kematian ibu dan bayi masih terbilang cukup tinggi. Sebagai akibat rendahnya pengetahuan terkait tanda bahaya persalinan.

Angka kematian ibu dalam proses persalinan juga dipengaruhi terbatasnya jumlah tenaga bidan dipelosok untuk menolong persalinan. Karenanya pemerintah sangat berharap lulusan bidan kiranya siap ditempatkan dimana saja khususnya diwilayah Sulteng. Demikian Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Rusdi B Rioeh, dalam wisuda lulusan Akademi Kebidanan Graha Ananda Palu ke IX, Senin (2/10) di hotel Mercure Palu.

Pemprov Sulteng menurutnya akan terus berupaya agar kabupaten dan kota bisa mempekerjakan tenaga kesehatan dalam program PTT daerah. Dengan adanya akselerasi perkembangan teknologi dan peningkatan kompleksitas dari dimensi suatu pekerjaan termasuk di bidang kesehatan, maka diharapkan lulusan diploma III, untuk terus belajar dan meningkatkan pengetahuan serta pengalaman dibidang kebidanan, agar menjadi seorang tenaga kesehatan yang terampil didalam menangani kesehatan ibu hamil dan anak.

Rusdi dalam kesempatan itu mengpresiasi Dinkes Sulteng dan Direktur Akbid Graha Ananda Palu. Keduanya ia nilai senantiasa memberikan perhatian khusus dalam upaya penyelenggaraan pendidikan tenaga kesehatan di Sulteng.

Upaya kedua lembaga itu jelasnya telah menghasilkan tenaga kesehatan jenjang pendidikan tinggi Diploma III. Tenaga yang sangat dibutuhkan untuk pembangunan kesehatan di daerah. Wisuda kata Rusdi merupakan rangkaian penyelenggaraan pendidikan yang dilaksanakan secara terprogram.

Untuk menciptakan dan mengembangkan sumber daya manusia sebagai tenaga kesehatan yang profesional. Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Kali ini Akbid Graha Ananda Palu menelorkan sedikitnya 185 bidan baru. Hadir pada kesempatan itu, mewakili Koordinator Wilayah IX, mewakili Kepala Dinas Kesehatan, Ketua Ikatan Bidan Indonesia Sulawesi Tengah, Ketua Yayasan Pendidikan Graha Ananda Palu, Direktur Akbid Graha Ananda Palu.

(mdi/Palu Ekspres)

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!