BI Sulteng Buka Empat Kantor Kas Titipan – Palu Ekspres
Ekonomi

BI Sulteng Buka Empat Kantor Kas Titipan

PERESMIAN-Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulteng, Miyono meresmikan Kantor Kas Titipan di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), berlangsung di Kantor BUpati Parimo, Selasa (5/9/2017).Foto BI Sulteng

PALU EKSPRES, PALU – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah (KPw BI Sulteng) sudah memiliki empat kantor kas titipan menyusul peresmian Kantor Kas Titipan di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), berlangsung di Kantor Bupati Parimo, Selasa (5/9).

Pembukaan Kantor Kas Titipan di Kabupaten Parigi Moutong tersebut bekerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk KC Parigi.

Kantor Kas Titipan yang diresmikan di Parigi Moutong tersebut merupakan Kantor Kas Titipan Bank Indonesia yang ke-86 secara nasional dan ke-4 di wilayah Sulawesi Tengah.

Sebelumnya KPw BI Sulteng telah membuka Kantor Kas Titipan di Tolitoli pada tahun 2002 bekerja sama dengan Bank Mandiri, kemudian Luwuk pada tahun 2012 bekerja sama dengan BNI, dan Poso pada bulan Juni 2017 bekerja sama dengan BRI.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulteng, Miyono mengatakan, secara keseluruhan sepanjang tahun 2016, Bank Indonesia menambah 27 lokasi kas titipan dan tahun 2017 sampai bulan Agustus menambah 23 lokasi kas titipan. Sehingga, total lokasi kas titipan sudah tercatat sebanyak 85 lokasi di seluruh Indonesia.

Dengan penambahan lokasi kas titipan tersebut, katanya, layanan kas Bank Indonesia kini mampu menjangkau 86% dari seluruh kabupaten / kota di Indonesia.

“Ke depan Bank Indonesia akan terus menambah lokasi kas titipan di berbagai daerah hingga mencapai 107 (seratus tujuh) lokasi,” ujarnya.

Ditambahkan, kehadiran kas titipan di berbagai daerah diyakini akan memberikan manfaat, baik kepada perbankan, pemerintah dan masyarakat. Dari sisi perbankan, biaya dan risiko pengelolaan uang Rupiah (cash handling) akan semakin rendah.

Biaya cash handling merupakan salah satu komponen biaya terbesar bagi kantor cabang bank selain biaya gaji pegawai, khususnya bagi perbankan di daerah terluar. “Bagi masyarakat, kebutuhan terhadap uang dalam jumlah yang cukup, pecahan yang sesuai, dan kondisi yang layak edar akan semakin terpenuhi,” ujarnya.

(fit/Palu Ekspres)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!