Beri Kesadaran Pelajar Tentang Gaya Hidup Hijau – Palu Ekspres
Pendidikan

Beri Kesadaran Pelajar Tentang Gaya Hidup Hijau

FOTO BERSAMA - Para aktivis Palu Youth Forum dan pelajar SMAN 3 Palu, berfoto bersama, usai kegiatan Clean Up Day Road to School.

PALU EKSPRES, PALU – Beberapa komunitas sosial di Kota Palu yang tergabung dalam palu Youth Forum, dalam menyambut Clean Up Day World 2018, mengadakan Clean Up Day Road to School, di dua sekolah yakni SMA Negeri 1 Palu dan SMA Negeri 3 Palu, secara berurutan pada 6-7 Oktober 2017.

Menurut salah seorang Leader Cleran Up Day Kota Palu, Khaliq Kurniawan menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran para generasi muda, khususnya pelajar di Kota Palu, tentang gaya hidup hijau, misalnya terkait dengan pengelolaan sampah yang baik.

Menurutnya, saat ini, dampak sampah bagi kehidupan manusia dan lingkungan sangat besar. Maka, pengetahuan tentang ini penting bagi para generasi muda, sebagai generai yang memegang masa depan bangsa, agar ke depan dapat menjadi lebih hijau.

“Sudah kita sadari, bahwa pencemaran lingkungan akibat perindustrian maupun rumah tangga, sangat merugikan manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung,” kata Khaliq.

Ia mengatakan, cara penanggulangan sampah di sekolah bisa dilakukan dengan hal-hal kecil terlebih dahulu, seperti menggunakan tumbler atau tempat air minum, agar tidak menghabiskan uang untuk membeli minuman berkemasan plastik, yang tentu saja kemasannya itu akan menjadi sampah. Selain itu, membuang sampah pada tempatnya sesuai dengan jenis sampah tersebut.

Ia mengungkapkan, sebagai langkah follow up dari kegiatan ini, timnya akan melakukan pengecekan secara langsung, pengelolaan sampah dalam waktu 2 pekan ke depan, untuk mengetahui apakah para pelajar sudah menerapkan gaya hidup hijau atau belum.

“Dengan menerapkan gaya hidup hijau kita bisa merawat bumi yang sudah tua ini serta menjaga kelangsungan hidup semua mahluk yang ada di bumi ini. Karena itu, kita harus merawat bumi ini dengan sebaik-baiknya, agar bumi ini juga dapat merawat semua mahluk hidup dengan baik,” jelas Khaliq.

Aktivis lainnya, Alif Fajrin menambahkan, saat ini kondisi di Kota Palu masih banyak sampah yang terdapat di bantaran sungai, utamanya sampah plastik, sehingga dapat mencemari kehidupan laut dan berdampak pada nutrisi ikan.

“Bahaya nanoplastik dapat menyebabkan penyakit, salah satunya adalah kanker. Harapannya, melalui kegiatan ini, siswa dan seluruh pemuda sadar dengan dampak yang disebabkan sampah,” ujar Alif.

(mg2/Palu Ekspres)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top