Banyak Kucing Hilang, Kabarnya Dibuat…. – Laman 2 – Palu Ekspres
Daerah

Banyak Kucing Hilang, Kabarnya Dibuat….

Tak hanya sekedar menangkap, dua pemuda itu lantas mengeluarkan karung yang sudah disiapkan, sembari mengambil sebilah batang kayu. Dan tanpa ampun kayu itu diarahkan ke kepala kucing tersebut.

Hendro yang sejak tadi mengawasi keduanya, sontak kaget dan tak dapat berkata-kata. Kucing yang dihantam di bagian kepala pun langsung tewas. Seketika itu pula, hewan kesayangan nabi itu dimasukkan ke dalam karung. Seperti puas mendapat buruan, kedua pemuda misterius itu pun berlalu begitu saja.

“Yang saya perhatikan dua pemuda berkulit putih dan memakai motor metik. Cuma saya tidak sempat melihat plat motornya, karena takut juga,” terangnya.

Hendro menduga, mereka lah yang telah mencuri kucing miliknya yang hilang dalam sepekan terakhir. “Kalau hilang atau mati karena sakit mungkin saya ikhlas saja, ini saya lihat sendiri mereka memburu kucing lalu dibunuh dengan sadis. Buat apa, saya juga tidak tahu,” tuturnya.

Tak hanya Hendro. Ahmad (36) salah seorang warga Jalan Sentosa III juga kehilangan 2 ekor kucing kesayangannya, Kamis (4/1) lalu. Raibnya kucing kesayangannya tersebut baru ia sadari setelah dua hari tak kunjung pulang ke kandangnya.

“Ya, langsung hilang begitu saja. Mau dicari juga kemana, cuma memang saya mendengar ada pemburu kucing di sekitar sini, dan ini yang harus kita waspadai,” kata Ahmad.

Sementara itu, Ketua RT 30, Adji Mahdalena mengatakan, kondisi belasan puluhan kucing yang dialami warganya sudah berlangsung sejak awal tahun. Tak kurang dari 14 ekor kucing hilang secara misterius dua pekan terakhir.

“Saya menduga dua pemuda itulah pelakunya. Buat apa kucing itu diburu, saya tidak bisa menerka-nerka. Tapi yang jelas mereka sudah berbuat sadis terhadap binatang,” kata Mahdalena.

Untuk mengantisipasi perburuan kucing, pihaknya membuat selebaran yang ditempel di setiap sudut lingkungan. Hal ini menurutnya bertujuan agar pelaku pembunuh kucing tidak lagi berkeliaran di pemukiman warga.

“Dari laporan penjaga malam, pernah melihat pengendara motor yang masuk ke dalam gang sekitar pukul 05.00 Wita. Saat hendak ditanya, pengendara motor itu langsung kabur. Dari sini kami meningkatkan kewaspadaan. Dan jika berani masuk ke kampung lagi, pasti kami tindak. Jangan salahkan warga jika main hakim sendiri, karena warga disini sangat sayang dengan kucing,” tegas Mahdalena.

(kis/aya)

2 of 2Next

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!