Banggar APBD dimulai 24 Oktober – Palu Ekspres
Palu

Banggar APBD dimulai 24 Oktober

RAPAT - Rapat Banggar DPRD Palu bersama jajaran Pemkot, Selasa 10 Oktober 2017. foto HAMDI ANWAR/pe

PALU EKSPRES, PALU – Badan Anggaran (Banggar) Dewan Kota (Dekot) Palu menyatakan baru akan memulai sidang pembahasan APBD 2018 pada 24 Oktober 2017 mendatang. Ini lantaran masih banyak hal yang harus dievaluasi bersama antara komisi-komisi Dekot bersama organisasi perangkat daerah (OPD).

Keputusan itu diambil setelah Banggar mengelar rapat bersama seluruh komisi Dekot Palu bersama jajaran OPD, Selasa (10/10).

Wakil Ketua Banggar Dekot Palu, Basmin memutuskan itu setelah mendapat masukan dari Komisi B dan C. Yang semuanya meminta agar menunda rapat Banggar APBD dengan sejumlah alasan.

“Banggar APBD 2018 kita Sepakati dimulai 24 Oktober 2017,”kata Basmin, menutup sidang banggar. Sebelumnya sejumlah kendala dikemukakan anggota Dekot dalam forum itu. Misalnya Hamsir dari Komisi C yang menyorot sejumlah usulan Dinas PU Kota Palu yang menelan anggaran miliaran rupiah.

Contohnya kata Hamsir, usulan pembangunan tugu Nol di Jalan Hasanuddin Palu dengan anggaran Rp3 miliar. Belum lagi pembangunan median jalan dengan angka mencapai Rp6 miliar. “Ini semua harus kami Coret dari tingkat komisi dulu. Karena masoih banyak prioritas lain yang tidak terakomodir dalam usulan anggaran,”jelas Hamsir.

Ketua Komisi C, Sofian pun demikian. Dia meminta Banggara APBD diberi kelonggaran waktu untul memberi ruang bagi komisi mengevaluasi seluruh usulan anggaran dalam RKA OPD yang menjadi mitranya. “Kalau ada yang tidak penting, kami harus coret,”tegasnya.

Ketua Komisi B, M Rum juga sependapat untuk memberi waktu komisi mengevaluasi RKA usulan OPD. “Saatnya kita tegas menjalankan fungsi pengawasan. Karena forum ini bukan forum abal-abal. Kita DPR ini resmi dan wajib mengawasi anggaran agar tidak seenaknya,”tandas Rum.

Danawira Asri pun tak mau kalah tegas. Dia meminta agar rapat Banggar yang akan digelar kemudian harus dihadiri langsung Sekkot Palu. “Kami bukan tidak menghargai pejabat yang diutus. Tapi ketentuannya memang begitu, harusnya Sekkot yang menghadiri langsung,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top