Astagfirullah, Kepala Sekolah Diduga Berbuat Asusila pada Siswi Difabel – Palu Ekspres
Daerah

Astagfirullah, Kepala Sekolah Diduga Berbuat Asusila pada Siswi Difabel

PALU EKSPRES, BALIKPAPAN – Kepala sekolah dasar (SD) berinisial M diduga melakukan perbuatan asusila terhadap siswi difabel. Saat ini, laporan dugaan pencabulan itu sudah diterima Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Balikpapan.

Paur Subbag Humas Polres Balikpapan Iptu Suharto mengatakan, belum banyak keterangan yang bisa digali dari kasus itu. Meski begitu, desas-desus di luar makin kencang. Dia mengatakan, kasus itu masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman.

Pihaknya memerlukan cara khusus untuk mendapatkan keterangan dan pengumpulan bukti karena korban merupakan anak dengan keterbatasan.

“Kami sudah melakukan gelar kasus satu kali. Kemungkinan akan ada gelar kembali hingga bisa memastikan status terlapor,” jelas Suharto, Jumat (7/7).

Suharto menambahkan, pihaknya tak ingin gegabah. Gelar kasus yang akan dilaksanakan nanti diharapkan dapat segera menentukan status terlapor.

Menurutnya, perkara cabul semacam ini tidak mudah. Ada tahap pembuktian sebelum penuntutan. Dia mengatakan, terlapor memang belum diamankan.

Kendati demikian, pihaknya sudah mengantongi alamat dan informasi mengenai identitas terlapor.

“Kami sudah kantongi status, pekerjaan, dan alamat terlapor. Namun, kami belum berani menyebutkan identitas, termasuk inisial. Kan belum ada hasil,” bebernya.

Seluruh info baru akan dirilis ketika penyidik sudah mendapatkan kepastian.

Saat ini, visum masih dilakukan. Sedangkan sejumlah saksi diperiksa.

Selain itu, perlu ada saksi dari pihak korban yang bertugas menyampaikan kesaksian korban.

“Korban jelas di bawah umur. Saya tidak bisa menjelaskan usianya. Saat ini, sebatas konfirmasi bahwa benar ada laporan yang bisa kami ungkapkan,” katanya.

Suharto menambahkan, korban juga masih akan ditangani psikolog. Menurut sumber tepercaya, dugaan itu mencuat setelah adanya keluhan dari korban di area alat vital. Keluarga korban kemudian melakukan pemeriksaan. Hasilnya, ada luka di bagian sensitif sang anak.

Tak sampai di situ saja. Keluarga merasa ada sesuatu yang janggal. Hingga akhirnya kecurigaan muncul bahwa korban telah dicabuli.

“Mudah-mudahan bisa ditangani cepat kepolisian,” kata sumber yang menolak namanya ditulis.

(bp-22/war/k1)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top