Aseek…Parimo Miliki Smart Library, Buka 24 Jam dan Free Wifi – Palu Ekspres
Daerah

Aseek…Parimo Miliki Smart Library, Buka 24 Jam dan Free Wifi

GUNTING PITA - Kepala Perpustakaan Nasional Drs Muhammad Syarif, menggunting pita pada peresmian Perpustakaan Modern yang didampingi Bupati Parimo H Samsurizal Tombolotutu, Minggu 9 April 2017. Foto Humas Parimo

PALU EKSPRES, PARIMO – Daerah yang berkembang ditandai dengan adanya perpustakaan yang modern dan identik sebagai kemajuan ilmu dan pengetahuan pada masyarakatnya.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Perpustakaan Nasional Drs Muhammad Syarif Bando MM pada saat memberikan sambutan dirangkaian kegiatan Festival Pesona Teluk Tomini (FPTT) 2017, untuk kegiatan launching Smart library yang merupakan program Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, belum lama ini.

“Di seluruh dunia ada kemajuan karena ada perpustakaan modern di dalamnya, saat ini tidak ada relevan lagi bicara seberapa banyak yang datang ke perpustakaan atau berapa jumlah anggotanya, tetapi bagaimana buku bisa dekat dengan masyarakat,”jelasnya.

Untuk itu kata dia, dibukanya Smart library dengan konsep modern seperti adanya café pustaka yang dibuka 24 jam, dengan akses buku dan wifi sebagai sumber informasi bagi masyarakat merupakan langkah tepat.

Paradigm perpustakaan sekarang ini bukan lagi deretan buku tua dan berdebu. Itu diubah menjadi perpustakaan yang bicara terkait kebutuhan manusia.  Karena dengan membaca bisa mendapatkan pengetahuan dan imajinasi baru.

Lanjutnya, konteks membangun budaya baca bukan memaksakan membaca 12 jam per hari, tetapi membangun kepercayaan atas prinsip bahwa kesulitan apapun yang dihadapi, ada buku yang menolong sebagai sumber landasan maju. Sehingga kata dia, perpustakaan nasional datang dan membagikan buku ilmu terapan untuk mendukung kebijakan pemerintah.

“Esensi perpustakaan bagaimana membangun kemerdekaan orang melalui tingkat kemampuan berpikir tugas kita saat ini mengusir belenggu kebodohan karena mustahil jadi cerdas tanpa membaca jika tidak ada kesetaraan pengetahuan maka Indonesia akan menjadi Negara yang punya sumber daya alam melimpah tetapi diolah oleh orang lain, kemudian kita membelinya lebih mahal,” paparnya.

Launching ini dihadiri oleh Bupati Parimo H Samsurizal Tombolotutu dan Wakil Bupati Parimo Badrun Nggai dan jajaran SKPD, Kepala Perpustakaan Nasional Drs Muhammad Syarif MM, Kepala Arsip Nasional RI DR Mustari Irawan M PA, Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya pada Kemendikbud Najamudin Ramli.

(mg4/Palu Ekspres)       

Click to comment

BERITA POPULER

To Top