Anak Berkebutuhan Khusus Harus Dibekali Kemampuan Individu – Palu Ekspres
Daerah

Anak Berkebutuhan Khusus Harus Dibekali Kemampuan Individu

PELATIHAN- Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Parimo I Wayan Sulastro, SH mewakili Pjs. Bupati Parimo pada pembukaan pelatihan pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus di Kabupaten Parimo 2018, Senin (14/5/2018). Foto: Humas Parimo

PALU EKSPRES, PARIGI – Dalam menjalani hidup serta melakukan aktivitas sehari-hari, anak-anak berkebutuhan khusus harus dibekali kemampuan individu sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada orang lain.

“Masih banyak kemampuan serta keahlian khusus dari mereka yang perlu kita asah dan kita bina, sehingga dibutuhkan perhatian serius dari kita semua seluruh stakeholder terkait untuk membimbing mereka,” kata Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Parimo, I Wayan Sulastro mewakili Pjs. Bupati Parimo pada pelatihan pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus di Kabupaten Parimo 2018.

Ia menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulteng bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Parimo di aula Bapelitbangda Parimo, merupakan bukti kesungguhan pemerintah dalam melakukan pembinaan serta meningkatkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki masyarakat di daerah ini. Utamanya bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus dalam mengarungi tantangan hidup, setidaknya dapat menopang kebutuhan hidup mereka sehari-hari.

“Namun untuk mencapai itu semua tidaklah semudah ungkapan membalik telapak tangan, dibutuhkan kerjasama serta tanggung jawab semua pihak dalam mewujudkannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua panitia Hartuti SKM yang juga Kepala Seksi Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan Dinas Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi tengah, mengatakan, peserta kegiatan tersebut berjumlah 40 orang yang berasal dari Organisasi Perangkat daerah (OPD) terkait, tokoh Agama, tokoh masyarakat, organisasi perempuan, LSM pemerhati anak serta anak anak panti asuhan dan pasantren.

Ia berharap dari kegiatan ini akan dicapai hasil yang ditargetkan, yaitu tercapainya komitmen dan peran aktif para pemangku kepentingan, para pendamping dan masyarakat dalam pelaksanaan pengasuhan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Selain itu, meningkatnya akses terhadap layanan pendidikan kesehatan, social, agama, ekonomi bagi ABK serta meningkatnya pengetahuan dan keterampilan bagi pendamping atau lembaga pengasuhan dalam menangani ABK.

(humas pemda parimo)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!