Alumni Unisa Diminta Tanamkan Ketaatan Etika dan Moral – Palu Ekspres
Pendidikan

Alumni Unisa Diminta Tanamkan Ketaatan Etika dan Moral

PESAN ALMAMATER - Rektor Unisa Palu, Dr. H. Hamdan Rampadio, saat menyampaikan pesan almamater pada Wisuda Sarjana XXVI dan Profesi Dokter III Unisa Palu. foto IMAM/PE

PALU EKSPRES, PALU – Para alumni Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu, diminta untuk menanamkan ketaatan terhadap kaidah-kaidah etika, moral, serta norma dan hukum yang berlaku. Hal ini kata Rektor Unisa, Dr. H. Hamdan Rampadio, hendaknya menjadi pembeda atau karakter dari para lulusan Unisa Palu.

Hal ini disampaikan Hamdan, dalam pesan almamater pada Wisuda Sarjana XXVI dan Profesi Dokter III Unisa Palu, di Gedung Al-Muhsinin PB Alkhairaat, Rabu 20 Desember 2017.

Hamdan juga menyampaikan, Unisa telah mewariskan “modal insani” yang dikembangkan oleh masing-masing alumni. Hal ini katanya, menjadi modal yang perlu dimiliki, untuk mendapatkan prestasi dan materi dalam menjalani kehidupan.

“Namun, yang perlu saya khawatirkan adalah bagaimana cara kalian para alumni Unisa Palu, untuk mendapatkan prestasi dan materi tersebut. Apakah mengikuti kaidah-kaidah etika, moral, norma, hukum yang berlaku atau tidak,” ujar Hamdan, di hadapan 300 lebih wisudawan.

Hamdan juga berpesan, agar momen wisuda dijadikan starting point oleh para wisudawan, untuk berusaha dan bekerja keras demi keberhasilan di masa mendatang, dengan mengandalkan pengetahuan dan keterampilan yang didapatkan di bangku kuliah.

“Dengan andalan empat kecerdasan, yaitu kecerdasan spiritual, kecerdasan intelektual, kecerdasan sosial, dan kecerdasan emosional yang dibingkai oleh soft skill ke-Alkhairaatan, kami yakin bahwa wisudawan dapat segera mengintegrasikan diri dengan lingkungan, memanfaatkan dan menciptakan kesempatan dan mampu berkompetisi secara sehat dan sportif,” tuturnya.

Melalui kecerdasan majemuk tersebut, Hamdan berharap para alumni memiliki kemampuan, tidak hanya menjadi pencari kerja tetapi juga menjadi pencipta lapangan kerja. Hal ini menurutnya ditentukan oleh kepiawaian alumni, dalam membaca peluang dan menciptakan peluang untuk memberdayakan diri sebagai insan yang sudah memiliki pengalaman belajar dan kompetensi layak.

“Alumni Unisa harus menatap masa depan dengan sikap percaya diri, lebih-lebih almamater kita sudah menjadi perguruan tinggi yang cukup diperhitungkan,” tandasnya.

(abr/Palu Ekspres)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!