Akhirnya, Mita Handayani Mengaku Tulisannya Dicopy Paste Afi Nihaya – Palu Ekspres
Nasional

Akhirnya, Mita Handayani Mengaku Tulisannya Dicopy Paste Afi Nihaya

PALU EKSPRES, JAKARTA – Penulis Asli dari tulisan dengan judul ‘Agama Kasih’ yang diposting oleh Afi Nihaya Faradisa akhirnya mengakui jika itu adalah karyanya yang ditulis menjelang Ramadhan tahun lalu, yakni tepat pada tanggal 30 Juni 2016 lalu.

Hal ini diungkapkan lewat laman facebooknya sesaat lalu.

“Jadi gini..Betul. Aku pernah menulis sebuah catatan ringan pada Ramadan tahun lalu yang berjudul “Agama Kasih”, yang screenshot-nya beredar saat ini.” Tulis akun Mita Handayani, Kamis (1/6/2017).

Mita juga mengakui, tulisan tersebut masih berhubungan dengan sebuah video yang juga dikutip ulang oleh Afi Nihaya.

“Tulisan itu masih serangkai dengan “Lampu Sang Khalifah” yang juga tayang di tanggal yang sama. Keduanya aku tulis untuk meramaikan momen Ramadan saat itu, dan sebenarnya justru lebih ditujukan kepada segmen pembaca anti Islam agar bisa mengapresiasi sisi lain Islam yang mungkin jarang mereka dengar. Bahwa Islam tidak monolitik, bahwa Islam juga terdiri dari kutub-kutub tafsir yang saling berkompetisi. Dan bahwa sebagian kutub itu juga menyajikan wajah Islam yang sejuk.” Sambungnya.

Mita Handayani melanjutkan sejak dulu, tulisannya sudah banyak disalin, diproduksi ulang, dan disebar orang lain di grup-grup sosial media, namun itu sudah menjadi hal yang biasa baginya.

“Aku tidak pernah ambil pusing soal itu. Menulis bagiku adalah soal lain. Meminjam istilah Pram: bekerja untuk keabadian. Dan dalam konteks ini, bukan nama yang ingin kuabadikan.” Tulisnya.

Ia juga membantah mengenal Afi Nihaya Faradisa, namun Ia tak mempermasalahkan jika Afi Nihaya menciplak isi tulisannya.

“Kalau Afi merasa terinspirasi oleh salah satu tulisanku, aku ikut merasa senang. Afi anak yang cerdas, dan aku sudah sering melihat tulisannya bertebaran juga sebelum ini. Kalau ada kesalahan fatal yang Afi lakukan, itu adalah karena belakangan ini dia mulai berani menyentuh isu agama, sehingga mengundang gelombang pembenci baru yang siap mencari-cari dan menguliti semua kesalahannya yang lain.” Lanjutnya.

Prev1 of 2

Click to comment

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!